SUARA SALIRA
DUKUNG TERUS SUARA SALIRA, DUKUNGAN SAHABAT, SEMANGAT BAGI KAMI. KLIK SAWERIA.CO/SUARASALIRA ---- SUARA SALIRA | 100 PERSEN NOSTALGIA | SIARAN RADIO INTERNET 24 JAM.

Pasca Libur Nataru 2026, Warga Berpenghasilan Kecil Makin Terasa Berat

SUARA SALIRA | KAB. LANGKAT – Setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2026 berlalu, dampaknya mulai dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan kecil di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Aktivitas warga yang mengandalkan penghasilan harian di pinggir jalan kini terlihat lebih sepi dari biasanya. Kondisi tersebut terpantau pada awal Januari 2026.

Salah satu warga, Wak Molen, tukang sol sepatu yang tinggal di Dusun Sei Tembo, Kelurahan Pekan Kuala, mengaku penghasilannya turun cukup jauh setelah masa libur berakhir. Biasanya, ia masih bisa mengandalkan pelanggan harian untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kalau hari biasa, paling tidak bisa dapat sekitar Rp 50.000 sehari. Tapi setelah libur tahun baru ini, paling cuma sekitar Rp 10.000 saja,” ujar Wak Molen saat ditemui tim Suara Salira.

Wak Molen juga mengungkapkan bahwa dirinya hidup dalam keterbatasan ekonomi dan belum pernah menerima bantuan dari pemerintah. Ia berharap ada perhatian lebih bagi warga kecil yang menggantungkan hidup dari pekerjaan informal.

“Saya juga tidak tahu kenapa belum pernah dapat bantuan. Harapannya sih, pemerintah bisa lebih memperhatikan warga yang hidupnya pas-pasan seperti kami,” tuturnya.

Cerita Wak Molen bukan satu-satunya. Sejumlah warga lain yang mencari nafkah di pinggir jalan juga merasakan hal serupa. Sepinya aktivitas pasca libur panjang Nataru 2026 membuat pendapatan mereka ikut menurun, sementara kebutuhan hidup tetap harus dipenuhi.

Reporter Salira TV Langkat, Andrian, yang turun langsung ke lokasi, melihat kondisi warga yang cukup memprihatinkan. Ia berharap ada langkah nyata dan perhatian dari pihak terkait untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi.

Kontributor/Wartawan: Andrian