SUARA SALIRA
DUKUNG TERUS SUARA SALIRA, DUKUNGAN SAHABAT, SEMANGAT BAGI KAMI. KLIK SAWERIA.CO/SUARASALIRA ---- SUARA SALIRA | 100 PERSEN NOSTALGIA | SIARAN RADIO INTERNET 24 JAM.

Dapur SPPG Sukamulya Hadir, Harapan Baru Gizi Anak Cihaurbeuti

SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS – Kecamatan Cihaurbeuti kini punya wajah baru dalam upaya menjaga kesehatan warganya. Sebuah bangunan modern bernuansa putih dan biru berdiri kokoh di Desa Sukamulya. Inilah Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukamulya, fasilitas yang disiapkan khusus untuk mendukung pemenuhan gizi anak dan kelompok rentan di wilayah tersebut.

Dapur SPPG Sukamulya bukan sekadar tempat memasak biasa. Fasilitas ini dirancang sebagai bagian dari program nasional yang fokus pada perbaikan gizi masyarakat, terutama bagi anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Penanggung Jawab Dapur SPPG Sukamulya, Muhammad Iqbal Fauzi, S.T., menjelaskan bahwa seluruh sistem operasional dapur ini mengikuti arahan langsung dari Badan Gizi Nasional. Mulai dari perencanaan menu hingga distribusi makanan, semuanya mengacu pada standar yang telah ditetapkan.

“Target kami mulai operasional penuh sekitar tanggal 8 sampai 12 Januari, bertepatan dengan masuknya semester baru sekolah,” ujar Iqbal saat ditemui pada rangkaian kegiatan persiapan operasional, awal Januari 2026.

Dapur ini akan melayani tiga desa sekaligus, yakni Desa Sukamulya, Desa Sukahurip, dan Desa Sukamaju. Sasaran utamanya adalah siswa tingkat SD hingga SMP, namun manfaatnya juga dirasakan oleh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.

Total ada sekitar 2.500 penerima manfaat yang akan mendapatkan asupan gizi rutin dari Dapur SPPG Sukamulya. Program ini diharapkan mampu membantu menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda di Cihaurbeuti.

Peresmian dapur ini berlangsung khidmat dan mendapat perhatian banyak pihak. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, S.E., turut hadir dan memberikan apresiasi atas hadirnya fasilitas pemenuhan gizi tersebut. Selain itu, tampak pula Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Tasikmalaya, para kepala desa se-Kecamatan Cihaurbeuti, serta tokoh masyarakat setempat.

Untuk menunjang kelancaran operasional, Dapur SPPG Sukamulya diperkuat oleh 47 personel profesional. Tim ini terdiri dari tenaga akuntan, ahli gizi, tenaga dapur, hingga kurir yang bertugas mendistribusikan makanan ke sekolah dan wilayah sasaran.

“Kami ingin memastikan makanan yang dibagikan bukan hanya mengenyangkan, tapi juga sehat, bergizi, dan tepat sasaran,” tambah Iqbal.

Kehadiran Dapur SPPG Sukamulya menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional. Harapannya, dapur ini bisa menjadi contoh keberhasilan di tingkat daerah dan terus berkontribusi mencetak generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.

Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto