SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA – Menjelang terjun langsung ke dunia kerja lewat Praktik Kerja Lapangan atau PKL, ratusan siswa Kelas XII SMK YPC Tasikmalaya mendapatkan pembekalan khusus soal disiplin dan pembentukan karakter.
Pembekalan ini digelar pada Kamis, 18 Desember 2025, bekerja sama dengan TNI dari Koramil 1211/Singaparna. Kegiatan berlangsung di lapangan sekolah dan diikuti para siswa dengan penuh semangat.
Lewat kegiatan ini, para siswa dibekali pemahaman dasar tentang sikap dan mental yang dibutuhkan saat nanti berada di lingkungan kerja. Mulai dari disiplin waktu, tanggung jawab, etika bersikap, hingga cara membawa diri di dunia industri.
Dengan mengusung semangat “Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, Kerja Ikhlas”, personel Koramil memberikan arahan secara santai tapi tetap tegas. Para siswa diingatkan bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup, tanpa sikap yang baik dan mental yang kuat.
“Dunia kerja itu beda dengan sekolah. Di sana dibutuhkan disiplin, komitmen, dan sikap bertanggung jawab. Kami ingin adik-adik ini siap secara mental sebelum benar-benar terjun ke lapangan,” ujar salah satu anggota Koramil di sela kegiatan.
Pemandangan lapangan sekolah pagi itu pun terlihat berbeda. Para siswa duduk rapi membentuk barisan, mendengarkan arahan dengan tertib, sementara anggota TNI memberikan contoh sikap disiplin secara langsung.
Materi yang disampaikan meliputi pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, serta latihan dasar kedisiplinan yang nantinya bisa diterapkan selama menjalani PKL. Semua dikemas ringan agar mudah dipahami siswa.
Pihak SMK YPC Tasikmalaya menyambut baik kegiatan ini. Menurut sekolah, pembekalan dari TNI sangat membantu dalam menyiapkan siswa agar lebih percaya diri dan siap menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.
“Kami ingin siswa kami dikenal sopan, disiplin, dan punya etos kerja yang baik saat PKL. Kehadiran TNI sangat membantu membentuk mental itu,” ujar salah satu guru.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan siswa SMK YPC Tasikmalaya bisa menjalani PKL dengan lancar, membawa nama baik sekolah, dan menjadi calon tenaga kerja yang siap pakai di masa depan.
Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto












