SUARA SALIRA | KAB. KARIMUN — Program makan bergizi gratis yang digelar di sekolah-sekolah di Kabupaten Karimun lagi ramai dibahas nih. Pada liputan tanggal 11 Desember 2025, beberapa orang tua mulai ngeluh soal kualitas menu yang dikasih oleh salah satu dapur Mitra MBG. Menurut mereka, isinya kok jauh banget dari standar gizi yang ditetapkan pemerintah.
Dari cerita yang beredar, anak-anak cuma dapat kue kering unibos kecil, roti tawar saset, dan jeruk kecil yang rasanya agak asam. Kalau dihitung-hitung, paket ini kayaknya nggak nyampe nilai gizi yang seharusnya setara dengan Rp 15.000 per porsi, sesuai aturan dari pemerintah pusat.
Yang bikin makin heran, ada kabar kalau dapur MBG tertentu malah ngerapel jatah sampai tiga hari, tapi tetap kasih makanan kering doang, tanpa menu bergizi yang seharusnya. Banyak orang tua jadi makin curiga dan mempertanyakan pengelolaan program ini.
Tim dari Suara Salira nantinya juga bakal ikut memantau dan mengecek ke beberapa sekolah buat lihat langsung dapur mana saja yang mungkin nggak patuh sama aturan. Soalnya kalau benar ada pengurangan porsi, itu bisa mengarah ke tindakan korupsi dan jelas merugikan anak-anak yang mestinya dapat makanan layak.
Kontributor/Wartawan: Edward Simanjuntak












