SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA – Minggu pagi, 30 November 2025, suasana di Desa Pasir Salam terasa sedikit becek setelah hujan malam sebelumnya. Tapi itu tidak menghalangi langkah Serka Rahmat, Babinsa dari Koramil 1211/Singaparna, untuk langsung turun ke sawah bareng para petani.
Di lahan milik Kelompok Tani Cikeler, tepatnya di RT 25/05, Kecamatan Mangunreja, Serka Rahmat tampak larut dalam aktivitas pembajakan. Bukan cuma berdiri di pinggir sawah memberi arahan, tapi benar-benar ikut mengoperasikan hand tractor dan membelah lumpur bareng petani lain. Seragam lorengnya pun jadi penuh lumpur—namun ia tetap terlihat semangat.
“Ya beginilah, kita kan memang tugasnya mendampingi petani juga. Biar mereka lebih yakin menghadapi musim tanam,” kata Serka Rahmat sambil menarik napas di sela-sela mengendalikan traktor.

Petani setempat pun terlihat sangat terbantu. Bapak Ujang (bukan nama sebenarnya), ketua Poktan Cikeler, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Pak Rahmat mah nggak pernah keberatan turun ke sawah. Selalu siap bantu. Bikin kami tambah semangat,” ujarnya.
Kehadiran Babinsa seperti Serka Rahmat memang memberi suasana berbeda. Selain membantu tenaga, ia juga sering berbagi tips tanam, cara pakai pupuk yang pas, bahkan mengarahkan petani bila butuh akses bantuan alat pertanian dari pemerintah. Tidak sedikit petani merasa lebih percaya diri karena merasa didampingi.
Kegiatan pembajakan kali ini sekaligus jadi langkah awal menyambut musim tanam baru. Semakin cepat lahan siap, makin besar peluang hasil panen bisa lebih bagus.
Aksi Serka Rahmat di sawah mengingatkan bahwa TNI bukan hanya soal menjaga keamanan, tapi juga hadir di tengah masyarakat, bahkan sampai rela berkotor-kotor di lumpur. Semangatnya jelas: asal rakyat bisa makan, apa pun dilakukan.
Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto














