SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS – Suasana hangat terasa di Kecamatan Sindangkasih pada Jumat, 28 November 2025, saat Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Jawa Barat merayakan ulang tahunnya yang ke-4 dengan cara yang berbeda. Bukan pesta meriah, tetapi kegiatan sosial bertajuk “Nyaah Ka Indung” yang langsung turun menyapa warga di Dusun Tugu, Desa Sukasenang, dan Dusun Cikirai, Desa Budiharja.
Program ini mengusung konsep sederhana namun penuh makna: menunjukkan kasih sayang dan perhatian kepada para ibu serta warga yang membutuhkan. Ide ini datang dari arahan pimpinan Brimob, dipelopori oleh Kompol Ajang Suhendar, S.E., M.M., yang ingin agar Brimob semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Di lapangan, kegiatan ini dipimpin oleh Iptu Enang Farid Ma’ruf, S.E., ditemani personel Brimob lainnya. Mereka juga menggandeng pengusaha lokal, H. Wahyu dari brand Boss Durian Kujang, yang ikut meramaikan aksi sosial ini. Kolaborasi aparat dan pelaku usaha ini membuat suasana acara terasa lebih cair dan bersahabat.
Setibanya di lokasi, rombongan Brimob disambut hangat oleh perangkat desa dari Sukasenang dan Budiharja. Warga terlihat antusias menyambut kedatangan mereka, apalagi karena kegiatan ini memang ditujukan untuk langsung menyentuh masyarakat.
Bantuan yang Pas Sasaran
Fokus utama “Nyaah Ka Indung” adalah menyalurkan paket sembako kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah didata sebelumnya. Pendataan dilakukan menggunakan identitas resmi agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang berhak.
Salah satu penerima bantuan adalah:
- Nama: Suroh
NIK: 320731**********
Tempat/Tgl Lahir: Ciamis, 15-11-1967
Pekerjaan: Ibu Rumah Tangga - Nama: Ifi Sarwiti
Sambil membagikan paket sembako, petugas Brimob juga berinteraksi langsung dengan warga. Ada yang ngobrol, ada yang menyampaikan keluhan, ada juga yang hanya tersenyum bahagia menerima kedatangan mereka. Suasana terasa hangat dan penuh kekeluargaan.

Iptu Enang Farid Ma’ruf, S.E., mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur atas usia Batalyon D Pelopor yang kini menginjak tahun ke-4. “Kami pengin ulang tahun ini bukan cuma dirayakan secara internal, tapi juga dibagi kebahagiaannya dengan masyarakat,” katanya.
Mendekatkan Brimob dengan Warga
Di luar penyaluran bantuan, kegiatan ini membuat hubungan antara Brimob dan masyarakat semakin dekat. Warga merasa diperhatikan, sementara Brimob bisa mendengar langsung aspirasi dan harapan masyarakat.

Program “Nyaah Ka Indung” menjadi penutup manis rangkaian ulang tahun Batalyon D Pelopor, dan banyak warga berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya.
Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto














