SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA – Suasana Terminal Singaparna pada Rabu, 26 November 2025, terasa beda banget. Bukan karena banyaknya penumpang, tapi karena adanya sidak gabungan yang turun langsung ngecek kondisi armada angkutan umum. Tiga instansi langsung dikerahkan dalam satu misi: memastikan kendaraan yang bakal ngangkut masyarakat benar-benar aman buat jalan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Serma Suryadi dari Koramil 1211/Singaparna, bareng tim dari Dishub Kabupaten Tasikmalaya dan Satlantas Polres Tasikmalaya. Kolaborasi ini jadi bukti kalau aparat bener-bener serius jaga keselamatan warga, apalagi menjelang liburan yang biasanya bikin jalanan lebih rame dari biasanya.
Cek kendaraan bukan cuma lihat surat-surat
Dalam sidak ini, Serma Suryadi terlihat aktif ngobrol dengan sopir-sopir angkutan. Pemeriksaan juga nggak cuma fokus di administrasi kendaraan, tapi masuk ke hal-hal teknis yang sering jadi penyebab masalah di jalan.
Beberapa hal yang mereka cek dengan detail di antaranya:
- Rem, wajib banget responsif, mengingat medan di Tasikmalaya banyak yang menanjak dan menurun.
- Ban, dicek apakah sudah tipis atau tekanan anginnya kurang.
- Lampu dan klakson, harus semuanya nyala normal karena penting buat komunikasi di jalan.
- Perlengkapan darurat, kayak kotak P3K, segitiga pengaman, dan APAR.
“Kita pastikan kendaraan yang bawa penumpang benar-benar fit, bukan cuma terlihat oke dari luar,” kata Serma Suryadi sambil melanjutkan pemeriksaan.
Kerja bareng dengan Dishub dan Satlantas membuat pengawasan jadi lebih maksimal, mengingat kelalaian teknis kendaraan masih sering bikin kecelakaan.
Dishub dan Satlantas kasih apresiasi
Pihak Dishub mengaku terbantu dengan hadirnya personel TNI. Sopir-sopir juga lebih kooperatif, jadi pemeriksaan bisa berjalan lebih detail.
Sementara itu, Satlantas menegaskan pentingnya sidak di titik awal keberangkatan. “Kalau dari terminal saja sudah lolos pengecekan, potensi masalah di jalan bisa lebih kecil,” ujar salah satu anggotanya.
Ada juga yang bandel, langsung kena tindakan
Beberapa armada kedapatan punya masalah kecil, kayak lampu yang mati atau ban yang mulai botak. Kendaraan seperti ini langsung diminta berhenti beroperasi sementara sampai diperbaiki.
Sementara sopir yang nggak bawa perlengkapan darurat dapat peringatan keras, dan pelanggaran berat seperti pajak mati atau KIR kadaluarsa langsung ditilang oleh Satlantas.
Sidak ini juga menyasar angkot dan mobil travel, bukan hanya bus besar. Bahkan ada momen ketika Serma Suryadi terlihat ngobrol serius dengan sopir angkot warna merah sambil memastikan semua perlengkapannya ada.
Pesan buat masyarakat
Rencananya, kegiatan seperti ini bakal rutin digelar, terutama menjelang momen liburan dan hari besar nasional. Serma Suryadi juga mengajak masyarakat buat lebih berani mengingatkan atau melapor kalau merasa angkutan yang akan ditumpangi nggak layak jalan.
“Keselamatan bareng-bareng ini penting. Kalau ada yang nggak nyaman sama kondisi kendaraan, jangan ragu bilang,” ucapnya.
Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto














